REVITALISASI TRAM SEMARANG, PTSPT PAPARKAN MENGENAI SISTEM TEKNOLOGI TRANSPORTASI

Semarang - Departemen Perencanaan Wilayah Kota Universitas Diponegoro bekerja sama dengan KUTAMI Engineering Technology mengadakan Focus Group Discussion dengan tema “Revitalisasi Tram Semarang: Berbasis Masa Lalu untuk Membangun Masa Depan”.

 

Dikatakan Fadjar Heri Mardiansyah selaku ketua panitia, bahwasanya sistem transportasi kota adalah sesuatu yang sangat penting, maka dari itu  sistem yang dulu pernah ada di Kota Semarang akan kita kembalikan dengan teknologi barunya. Dengan sistem transportasi yang baru, diharapkan kota Semarang dapat meningkatkan daya saing terhadap kota – kota maju lainnya.

Wakil Walikota, Hevearita Gunaryanti yang akrab di sapa Ibu Ida, turut hadir sebagai keynote speaker memberikan paparan tentang “Kebijakan Pengembangan Transportasi di Kota Semarang”. Adapun masalah yang terjadi di Kota Semarang adalah kurangnya keterpaduan integrasi antar kota. Pembangunan LRT maupun Trem akan diintegrasikan dengan BRT yang sudah ada saat ini.

Direktur PTSPT, Rizqon Fajar angkat bicara mengenai sistem teknologi transportasi untuk Tram Kota Semarang. PTSPT – BPPT siap untuk mendukung secara akuntabilitas untuk pembangunan Trem, terlebih lagi PTSPT telah melaksanakan 6 untuk pengembangan sistem Transportasi Kota Semarang sebagai prioritas 6 kota metropolitan. Survey telah dilaksanakan sejak tahun 2018 sampai 2019, diantaranya adalah Home Interview Survey, Stated Preference, Traffic Counting, Survei Angkutan Umum, Roadside Interview, dan Ground Check Survey. PTSPT memberikan saran perlu adanya restrukturisasi jaringan trayek angkutan umum kota semarang secara menyeluruh, termasuk pengembangan industri angkutan umum perkotaan semarang berkelanjutan. (18/11/2019)

 

Sebagai Penutup, dosen Perencanaan Wilayah Kota Undip Fadjar Heri mengatakan KPBU merupakan alternatif yang dapat digunakan karena adanya keterbatasan pembiyaan dari pemerintah serta harus adanya evaluasi sistem transportasi semarang dan integrasinya, karena hal tersebut merupakan kunci dalam pengembangan transportasi massal di Kota Semarang. Satu hal yang tidak kalah penting, perilaku masyarakat untuk penggunaan moda transportasi. Harapannya jalur yang dilalui oleh Tram dapat mengembangkan kawasan – kawasan yang ada disekitarnya.