REPLACEMENT JEMBATAN CALENDER HAMILTON

Penulis: Cahya Witriyatna sebagai anggota Tim  WBS.3  Infrastruktur Prasarana

Jembatan standar Calender Hamilton yang banyak dibangun pada era tahun tujuhpuluhan mungkin pada saat ini membutuhkan replacement mengingat umur dan standar pembebanan sudah berubah dengan mengacu pada kendaraan-kendaraan yang lebih berat. Dimana pada saat ini pembenan menggunakan standar BM100-SNI 1725 – 2016. Penggantian struktur atas tersebut diharapkan dapat selesai secepat mungkin, mengingat lalu-lintas yang biasa dilayani harus dapat melewati kembali, dengan demikian struktur pengganti merupakan murupakan modul-modul yang dapat dipasang dan dipakai dengan segera.

Pada tulisan ini dicoba simulasi evaluasi basic design  jembatan Calender Hamilton standar  tipe A dengan panjang bentang 41,15 meter  , Percobaan basic design  jembatan calon pengganti dengan panjang bentang dan lebar yang sama dengan tipe jembatan TRUSS WARREN (gambar 1) dan V girder seperti gambar 2.

Gambar 1: Isometrik jembatan TRUSS WARREN.

Gambar 2: potongan melintang jembatan V girder

Simulasi basic design   dengan Software  MIDAS milik  Laboratorium Transportasi, PTSPT-BPPT.  Dengan simulasi tersebut Jembatan Calender Hamilton tidak memenuhi syarat untuk lendutan yaitu lendutan yang terjadi  dibanding lendutan ijin sebesar 2,46  yang berati lenduntan yang terjadi sebesar 2,46 kali lendutan ijinnya.

Adapun perbandingan hasil simulasi basic design antara TRUSS WARREN dan V Girder dapat dilihat pada tabel berikut:

 

No

Komponen

TRUSS WARREN

Gelagar V Girder

Keterangan.

1

Berat materal baja (ton)

91,067

114,6

Rangka baja lebih hemat material baja

2

Pengembangan bentang

Lebih panjang

terbatas

 

3

Lendutan (mm)

27,2

49,6

Maks 51 mm

4

Rasio kekuatan

0,933

0,69

 

5

Pemakaian plat lantai dari beton pracetak

Langsung

Perlu percobaan dan pengujian

Dibanding dengan beton cetak di tempat

 

Dari perbandingan tersebut  Replacement dengan tipe TRUSS WARREN memiliki keunggulan, yaitu : dengan rasio tegangan sebesar 0,933 berat baja yang dibutuhkan  91,067 ton sedangkan V girder seberat 114,6 ton, jadi TRUSS WARREN lebih hemat. Sedangkan lendutan yang terjadi TRUSS WARREN sebesar 27,2 mm sedangkan V girder sebesar 49,6 mm.  Adapun penggunaan modul plat lantai: untuk tipe TRUSS WARREN dapat langsung dipakai karena kinerja modul plat lantai sama dengan lantai cast insitu , yaitu plat lantai langsung ditahan oleh konstruksi TRUSS sebagai  Girder utama melalui baloik melintang. Adapun untuk jembatan tipe V girder plat lantai merupakan komposit girder memanjang dengan V girdernya sehingga untuk modul lantai precast harus dilakukan percobaan-percobaan untuk mengganti lantai cast in situ karena plat lantai precast merupakan modul yang tidak menerus.

DAFTAR PUSTAKA

  • Badan Standardisasi Nasional. (2004). Perencanaan Struktur Beton untuk Jembatan, SNI T-12-2004.
  • Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
  • Badan Standardisasi Nasional. (2005). Perencanaan Pembebanan untuk Jembatan, SNI T- 02-2005.
  • Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
  • Badan Standarisasi Nasional. (2004). Pelaksaan Pekerjaan Beton untuk Jembatan dan Jalan PedomanT-07-2005. Jakarta: Badan Standarisasi Nasional.
  • UU No. 22 tahun 2009 tentang Lalu-lintas dan Angkutan Jalan Raya.
  • Peraturan Menteri Pekerjaan Umum  nomor :19/PRT/M/2011 tentang Persyaratan Teknis Jalan dan Kriteria Perencanaan Teknis Jalan.
  • Standar Pembebanan SNI 1725-2016. Badan Standar Nasional, SNI 1725 2016: Standar Pembebanan Untuk Jembatan. Jakarta, 2016.
  • Tata Cara Perencanaan Geometrik Jalan Perkotaan, Nomor : 031/T/BM/1999  dan SK. Nomor : 76/KPTS/Db/1999.

Perencanaan Teknik Jembatan, Direktorat Jenderal Bina Marga, Jakarta, 2010.

 

 

Add comment


Security code
Refresh